Saya termasuk yang kurang mengikuti perkembangan akhir-akhir ini. Namun demikian dari beberapa pengamatan masa lalu, selalu saja ada beberpa pihak yang selalu ingin terjadi adanya perpecahan di dalam kaum muslim (terutama sunni dan syi'i).
Hal ini semakin terlihat sangat jelas bila dilihat dari keberadaan suatu negara yang haluan & pandangan politiknya berseberangan dengan Amerika, terutama dengan Israel, maka hampir bisa dipastikan kedamaian, keharmonisan akan digoyang dan bila mungkin di tumbangkan.
Lihat bagaimana Irak yang keras terhadap Israel, juga Libya dan beberapa negara lainnya. Sebaliknya liat negara Kuwait, Unite Emirab Arab, Arab Saudi, dkk yang cenderung bersahabat (minimal tidak mengganggu Israel), maka negaa tersebut akan aman-aman saja.
Mari kita lihat dari negara yang telah ditumbangkan tersebut, apakah lebih baik dari kondisi sebelumnya? Tidak. Justru yang terjadi adalah perang horisontal berkepanjangan antar sesama ummat Islam beda golongan. Contohnya Libya.
Belajar dari Afganistan. Dimana ada kelompok Islam - yang berjuang melawan Uni Sovyet dan mereka dibantu Amerika. Setelah terbebas dari Sovyet, kelompok ini bersikap tegas- yang diterjemahkan sebagai garis keras oleh negara-negara Barat. AS khawatir meminta diadakan pemilu dengan alasan demokrasi, dibawah pengawasan internasional. Saat mereka menang mutlak, AS semakin tidak senang dan hingga kini dengan berbagai propaganda, mereka dikejar kejar sebagaimana mengejar teroris padahal mereka menang pemilu yang diselenggarakan secara demokratis. Ironis
Pertanyaan untuk direnungkan oleh semuanya: Apakah kita masih mau diperbodoh oleh negara atau bangsa atau kaum tertentu yang jelas-jelas memusuhi kita? Ataukah kita lebih senang mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, harta, benda, bahkan nyawa untuk memusui saudara-saudara kita sendiri? Mulailah dari yang kecil, mulailah dari diri sendiri dan mulailah dari sekarang, kata Aa' Gym, 'sumonggo'.
-
Opini disampaikan oleh sahabat BHS atas nama Cak Markuat M, disunting oleh admin A15
Thursday, January 9, 2014
Home »
» [Opini] Refleksi- Konflik di Negara Anti Zionis







0 comments:
Post a Comment