Saturday, January 11, 2014

Tidak Hanya Tentara Reguler, Rakyat Syria Pun Terjun Ke Medan Tempur



Setelah saya (blogger) membaca artikel “NDF – Para Pahlawan Sunyi Suriah” yang di tulis oleh Aisyah Fadia dalam blognya, saya turut tersadarkan bahwa penting untuk menghadirkan representasi orisinal rakyat Syria yang turut serta mengambil peran bela negara, dengan terjun langsung ke medan tempur. Karena memang dari bacaan-bacaan saya atas berbagai berita dan analisis terkait perang Syria, posisi rakyat negara itu terkesan pasif dan hanya berharap kepada militer regular dalam menghadapi para pemberontak dan para takfiri teroris.


Ada kesan bahwa rakyat Syria yang terlibat dalam pertempuran hanyalah mereka yang bergabung bersama pemberontak seperti FSA, atau bahkan mereka ada yang tergabung dalam jaringan Al Qaeda di arena perang Syria. Padahal rakyat negara itu yang mayoritas masih mendukung eksistensi Pemerintah Bashar Al Assad, dan secara otomatis resisten terhadap konspirasi asing dan kehadiran pemberontak dan teroris takfiri di Syria, turut serta mengorganisir diri dalam suatu wadah resistensi bernama National Defense Force (NDF). Mungkin saja mereka bukan menjadi pilar utama dalam medan perang dalam mempertahankan dari dan merebut kembali tangan-tangan para pemberontak atas wilayah-wilayah Syria. Tetapi NDF jelas menjadi presentasi utama dan penting dalam membaca bagaimana rakyat Syria menunjukkan dukungan nyatanya terhadap negara dan pemerintahan yang sah, dan tingkat kehendak resistensi yang tumbuh dikala negara menghadapi situasi seperti yang terjadi hari ini.

Menurut situs GlobalSecurity.org yang merespon sinis adanya elemen rakyat Syria yang dipersenjatai dan turut berjuang di medan tempur, organ NDF di bentuk sekitar April 2013, yang di set up sebagai unit baru pertahanan di bawah control dan supervisi militer Syria. NDF sendiri dikabarkan sebagiannya ikut bersama Tentara Syria, dan sebagiannya akan berada di desa-desa masing-masing dan tempat-tempat fasilitas public untuk mempertahankannya dari agresi para pemberontak.

Apapun bentuk opini negative yang diupayakan media-media anti-Syria terhadap pembentukan unit pertahanan rakyat Syria yang diberi nama NDF itu, jelas public dimana pun mesti sadar, eksistensi suatu negara dan pemerintahannya tidak akan dapat jaminan lebih baik, selain jaminan adanya dukungan nyata rakyat yang turut berkontribusi langsung dalam memikul beban yang dihadapi. Rakyat memang sejatinya tidak dapat pasif jika memang mereka cinta negaranya dan mendukung pemerintahan yang sah. Peran-peran yang nyata, dan bahkan turut serta dalam perang pertahanan bela negara pun sangat dibutuhkan peran serta rakyat.

Saya, melalui tulisan kecil ini, hanya ingin menunjukkan bahwa betapa rakyat Syria yang sebenarnya mayoritas masih sangat loyal terhadap pemerintahan yang mereka pilih sendiri, tidak hanya berdiam diri dan menyerahkan segala upaya kepada pemerintah dan militer regulernya untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi hari ini. Rakyat Syria sesungguhnya berperan sangat aktif dalam lini-lini penting di lapangan tempur Syria. Dan kehadiran NDF itu sebenarnya cukup untuk membuktikan bahwa tingkat loyalitas rakyat Syria kepada Assad sangat tinggi, dan bersama itu pula mereka menunjukkan betapa mereka menunjukkan resistensi yang nyata terhadap konspirasi asing dan kehadiran gerombolan-gerombolan peneror nan kejam lagi sadis yang telah mengobok-obok dan menghujamkan pemderitaan yang amat dalam kepada rakyat Syria

Sumber: http://vendraminda.wordpress.com/2013/12/28/tidak-hanya-tentara-reguler-rakyat-syria-pun-terjun-ke-medan-tempur/
Share:

0 comments:

Post a Comment