Menurut FNA,Menteri Luar Negeri Iran MohammadJavad Zarif memperluasdukungan penuh Teheran untuk sebuah solusi diplomatik terhadappertumpahan darah di Suriah, ia juga menjelaskan bahwa Suriah tanpaPresiden Bashar al-Assad hanya sebagai suatu ilusi dari "para pemberontak" dukungan asing.
Dalam sebuah wawancara dengan harianJerman Frankfurter Allgemeine di sela-sela Konferensi Keamanan Munich pada hari Minggu mengatakan bahwa Diplomat Iran menekankan keprihatinan Iran yang mendalam atas pertumpahan darah di Suriah dan menyerukan ajakan genjatan senjata di seluruh negeri.
Dia mengecam keras tentang "perlawanan" Suriah dan pendukung luar negerinya kemudian berkata "Kita harus mengubur ilusi bahwasolusi untuk krisis di Suriah dapat ditemukan tanpa kemitraan PresidenAl-Assad (di TKP politik negara").
Sebuah laporan media pada hari Senin kemarin mengatakan bahwa prasyaratdari AS dan sekutuArabnya untuk perundingan perdamaian Jenewa II Suriah danjuga tekanan mereka pada Kepala PBB adalah membatalkan undangan kepada Iran, tidak ada keraguan bahwa konferensi ini sengaja dirancang untuk gagal untuk mempersiapkanlapangan selama intervensi militer lainnya di wilayah tersebut.
Kevin Zeese dan Margaret Flowersdalam artikel gabungan pada website Antiwar mengatakan bahwa "konferensi Jenewa II yang mengklaim akan berusaha untuk mengakhiri perang di Suriahtampaknya dirancang untuk gagal dan malah memberikan alasan untuk intervensi militer oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya ".
M.D
M.D







0 comments:
Post a Comment