Seorang analis mengatakan Amerika Serikat dan sekutunya telah meningkatkan kampanye propaganda "kriminal" mereka terhadap pemerintah Suriah setelah perundingan Jenewa II yang "dirancang untuk gagal", lapor Press TV.
Dalam sebuah artikel yang dipublikasikan di situs Press TVpada hari Minggu, Finian Cunningham menjelaskan tentang konferensi Jenewa II terbaru mengenai krisis Suriah yang "palsu," ia mengatakan bahwa pembicaraan itu merupakan bagian dari "koreografi memuakkan" yang dipimpin AS untuk mendorong perubahan rezim di negara Arab.
"Kampanye propagandayang diselenggarakan dengan persetujuan bersama dalam konteks 'gagalnya negosiasi' diGeneva memiliki arti yang buruk, yaitu upaya perubahan rezim Barat di Suriah akan segera diintensifkan," tambah Cunningham.
Cunningham selanjutnya teringat tindak kekerasan yang dilakukanoleh kelompok Takfiri (dukungan asing) di Suriah, Cunningham berkata dengan tegas "Ini memang tentara bayaran asing yang menciptakankrisis kemanusiaan di daerah perkotaanSuriah dengan memotong pasokan makanan dan obat-obatan."







0 comments:
Post a Comment