Press Statement
Syrian Coalition Media Office
Istanbul, Turkey
January 5, 2014
Koalisi Nasional Oposisi Suriah memuji protes masyarakat yang menentang gerakan Pan-Salafist (menentang kelompok Islamic State Iraq ash Syam-ISIS).
Rakyat Suriah pro-revolusi turun ke jalan pada hari Jumat di daerah yang berbeda di (hampir seluruh) wilayah Suriah, terutama di Aleppo, meneriakkan slogan-slogan melawan ISIS dan menyatakan komitmen mereka terhadap prinsip-prinsip revolusi dan tujuannya, yakni membangun Negara yang Demokratis dan plural.
Nasional Koalisi Oposisi juga telah menggelar operasi militer (melalui sayap – SMC – FSA, dibantu oleh Faksi dari Syrian Revolution Front {SRF} dan Islamic Front {IF}) untuk membela pendukungnya dalam melawan kelompok dari gerakan Pan-Salafist.
http://www.etilaf.org/en/press/the-syrian-people-reject-isis.html
Deklarasi perang oleh FSA terhadap Gerakan Pan-Salafist ini juga mengertikan bahwa Negara-negara yang terkait dengan Protokolat Doha (Kesamaan kepentingan), yakni Amerika Serikat, Yordania, Turki, Qatar, Uni Emirat Arab, dkk (lihat pada Link dibawah) juga telah berbaris di belakang FSA.
Kutipan Protokolat Doha:
2. Suriah harus menegaskan haknya untuk kedaulatan atas Golan hanya dengan cara-cara politik (bilamana waktu datang untuk terlibat perang melawan Israel guna merebut Golan adalah pelanggaran).
4. Menarik laskar Liwa Iskenderun (Alexandretta, kelompok militan sayap kiri pro pemerintah Suriah) dari beberapa desa perbatasan yang dihuni oleh orang-orang Turk di "muhafazahs" /kawasan di Aleppo dan Idlib.
6. Untuk membatalkan semua perjanjian ditandatangani dan kontrak dengan Rusia dan China mengenai pengeboran tambang dan sumber alam (untuk kemudian di {Demokrasi}-Liberal-kan, lihat point dibawah).
7. Menunjuk Qatar untuk menggambar pipa gas wilayah kedaulatan Suriah untuk diarahkan ke Turki dan kemudian ke Eropa.
8. Membangun pipa air untuk melewati wilayah Suriah dari Dam Ataturk ke Israel.
9. Qatar dan Uni Emirat Arab akan membangun kembali apa yang telah dihancurkan oleh perang di Suriah, dan menegaskan kondisi bahwa perusahaan mereka memiliki akses eksklusif untuk kontrak untuk rekonstruksi dan eksploitasi minyak dan gas Suriah.
http://portalsuriah.blogspot.com/2014/01/protokolat-doha.html
Akankan Suriah menjadi Negara boneka dari Imperialisme-Liberalis yang “di undang” oleh Pihak Oposisi?.
Wednesday, January 8, 2014
Home »
» Deklarasi perang; Front baru dan rekayasa Demokrasi Liberal







0 comments:
Post a Comment